SELAMAT DATANG DI BLOGGER LASKAR PAGUYUBAN

Kamis, 23 Desember 2010

Tiket Final Kategori II Mulai Diserbu

Jakarta - Panitia mulai menjual tiket Final Suzuki AFF kategori II di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Sama seperti hari sebelumnya, ribuan suporter kembali menyerbu loket sejak pagi buta.

Tiket yang akan dijual hari ini adalah kategori II seharga Rp 150.000. Pihak PSSI dan LOC mencetak 16 ribu tiket yang akan disebar di empat loket yang tersebar di pintu timur, di depan masjid Albina dan dua loket di depan pintu TVRI.

Untuk menghindari antrean yang terlalu panjang, di masing-masing titik tersebut bakal ada empat loket yang digunakan untuk melayani pembeli. Dengan demikian total ada 16 loket yang bisa didatangi fans.

Pantauan detiksport, loket di depan masjid Albina baru dibuka pukul 10.00 WIB. Namun, antrean sudah mengular hingga 50 meter ke belakang. Hal yang sama juga terlihat di tiga loket lainnya.

Petugas keamanan setempat memperkirakan, jumlah fans yang hadir bakal lebih besar dari kemarin. Alasannya, hari ini adalah libur cuti bersama menjelang natal.

"Jangan lupa bawa fotocopy KTP. Biasanya suka lupa, padahal udah antre," ujar salah seorang fans di GBK, Jumat (24/12/2010).

Tiket juga bisa didapat melalui pembelian online di www.ticketsas.com. Namun tiket yang dijual melalui situs tersebut hanya untuk kategori VVIP, VIP Barat dan VIP Timur. Penjualannya dimulai hari ini dengan pembayaran menggunakan kartu kredit.


Harga tiket Final Leg II Piala AFF 2010:

VVIP Rp 1.000.000
VIP Barat Rp 500.000
VIP Timur Rp 350.000
Kategori I Rp 200.000
Kategori II (belakang gawang) Rp 150.000
Kategori III (tribun) Rp 75.000

Tanggal penjualan tiket:

- Kategori I (23 Desember)
- Kategori II (24 Desember)
- Kategori III (26 Desember)

Lokasi penjualan voucher tiket:

1. Masjid Albina
2. Pintu depan KONI
3. Pintu Timur
4. Pintu utara depan TVRI

Lokasi penukaran voucher dengan tiket (28 Desember):

1. Loket penukaran kategori I: Masjid Albina
2. Loket penukaran kategor II: Pintu Timur
3. Loket penukaran kategori III: Utara depan pintu TVRI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar